Hari ini kita merayakan ulang tahun ke 97 dari salah satu pendiri film Indonesia dan direktur terkemuka tahun 1950-an dan 1960-an: Usmar Ismail.
Ismail dikreditkan dengan menabur benih untuk pertumbuhan teater dan film di Indonesia. Studio filmnya sendiri, Perfini, menghasilkan beberapa klasik Indonesia yang dicintai seperti Pedjuang (1960) dan Enam Djam di Djogdja (1951).
Doodle Hari ini menampilkan citra dari salah satu karyanya yang paling terkenal, Tiga Dara (1956), yang menceritakan kisah lucu tentang kehidupan terjerat dan cinta tiga saudara perempuan.
Ismail juga merupakan pelindung utama seni dan kekuatan utama di balik pembentukan National Academy of Theatre di Indonesia. Konser Konser Usmar Ismail di Jakarta menyelenggarakan beberapa konser dan pertunjukan teater setiap tahun, sehingga merayakan warisan ikon budaya ini dan pengaruhnya pada komunitas seni pertunjukan Indonesia.




Open Comments Close*via mobile, like dahulu untuk melihat komentar